Getir Menyapu Kalbu
Terasa lama sekali
ku ulurkan sebuah
keterasingan
diantara mimpi - mimpiku,
lewat sebuah fantasi yang
semakin lama semakin
terpendam waktu...
Anganku mengambang
dalam pekatnya malam
yang mengirimkan seribu
hasrat
namun aku hanya
tenggelam dalam
samudra mu
dan kesendirian mulai
berteluk dalam bayang mu
kau telah pergi...
meninggalkan sebuah hati
yang mengambang
Getirpun menyapu kalbu
setiap kali aku ingat
dirimu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar